Berbagai macam info yang ada di dunia. Silahkan meninggalkan komentar di buku tamu atau dikolom Coment setelah mengunjungi blog ini. Dan jangan lupa Follow twitter admin @Achmad_bze3. Terima Kasih
n Rome, Michelangelo lived very close to the Column of Trajan , where he could not help but be awed by the sophistication of ancient Roman...
Blogroll
Jumat, 11 April 2014
5 Hal Menakjubkan di Hutan Amazon Peru
Berikut Brada n Sista..
CEKIDOT....
1. Ulat aneh berambut mirip kucing.
Hewan berambut kuning ini ternyata
bentuk larva ngengat flannel, yang juga dikenal ulat kucing. Meskipun
rambutnya yang kuning dan halus itu menarik, rupanya banyak rambut dari
spesies ini merupakan racun.
2. Umpan berbentuk laba-laba Di Amazon.
Ada laba-laba yang membuat desain
jaringnya menyerupai dirinya sendiri, tetapi ukurannya lebih besar
daripada si pembuat jaring. Hewan ini dperkirakan spesies baru, kata
Torres. Desain berbentuk laba-labab ini merupakan mekanisme pertahanan,
yang ditujukan untuk membingungkan predator, tulis Torres, oang yang
kali pertama melihat laba-laba itu. Setelah menghubungi ahli laba-laba,
kami rasa laba-laba tergolong dalam genus Cyclosa, yang terkenal
mengumpulkan kotoran di jaringnya sebagai mekanisme pertanahan hidup
terhadap predator. Kegiatan tersebut ternyata belum pernah docatat dalam
pola yang diartikan sebagai penemuan tertentu.
3. Fenomena Halo.
Fenomena lingkaran cahaya matahari
tampak di atas Sungai Tambopata, dan mungkin menjadi foto fenomena
terspektakuler yang pernah dipotret, ujar Cremer. Adanya fenomena halo
itu disebabkan pembiasan dan pemantulan dan pembiasan sinar matahari
oleh Kristal es yang tinggi di atmosfer.
4. Keranjang Kepompong.
Kepompong ini adalah milik larva
ngengat urodid yang masih muda untuk menjadi dewasa. Bentuk kepompong
menyerupai keranjang yang digantung di ranting. “Kepompong ini tidak
seperti spesies lain yang pernah saja jumpai,” tulis Torres di
TheRevScience. “Saya tidak bisa menemukan referensi hewan tersebut, tapi
dugaan terbaik saya, dengan benang sutra sepanjang hampir 30
sentimeter, dan struktur yang rinci, akan melindunginya dari semut,
meskipun investasi untuk membungkus kepompong tidak sebanyak yang
dimiliki ngengat yang lain.”
5. Kakaktua Penjilat Tanah.
Di tengah Hutan Amazon, terdapat bukit
dengan tanah liat kaya natrium. Di sanalah spesies Sembilan spesies
parkit, kakaktua, dan macaw makan, ungkap Cremer. Mineral di tanah liat
tidak dapat diperoleh di tempat lain atau dari sumber makanan yang biasa
mereka konsumsi. Sehingga kawanan burung dalam jumlah banyak berkumpul
di sana untuk memakan sejumlah kecil tanah liat.
0 komentar:
Posting Komentar